SEJARAH MADRASAH

 

Sejarah Berdirinya MTs. Abdulloh Bangsongan Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri

 

Madrasah Tsanawiyah Abdulloh adalah satu lembaga pendidikan formal di bawah naungan Kementerian Agama (KEMENAG) yang setingkat dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Madrasah Tsanawiyah Abdulloh ini resmi berdiri pada tahun 1982, yang awal mulanya terinspirasi keberadaan lulusan Madrasah Ibtidaiyah Mafatihul Huda yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan di atasnya. Yang mana Madrasah Ibtidaiyah Mafatihul Huda tersebut berada di lingkup Yayasan yang sama dengan MTs. Abdulloh yaitu Yayasan Islam Abdulloh.

Pada tahun 2001 MTs. Abdulloh ini mendapat bantuan dari Subsidi BBM sebesar Rp. 50.000.000,- yang di gunakan untuk kap, MCK, mebeler dan mesin jahit. Pengurus yayasan maupun pengurus MTs. bahu membahu bekerjasama untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas MTs. Abdulloh ini. Perhatian pemerinah cukup baik, tahun 2004 MTs. Abdulloh juga mendapat Bantuan Oprasional Managemen Mutu (BOMM) sebesar Rp. 40.000.000,- yang digunakan untuk peningkatan mutu pendidikan,  pada tahun 2005 MTs. Abdulloh mendapat bantuan dana sebesar Rp. 30.000.000,- dari Diknas untuk Pembangunan Ruang Kelas Baru, pada tahun 2006 mendapat bantuan sebesar Rp. 80.000.000,- dari Diknas untuk Pembangunan 2 Ruang Kelas Baru, dan pada tahun 2009 s/d 2011 mendapat bantuan dari KEMENAG Proyek MEDP (Madrasah Education Development Planing) anggaran Dana dari RAPBN dan ADB (Asian Development Bank), dengan proposal yang diajukan MTs. Abdulloh sebesar Rp. 1.200.000.000,- (Satu milyar dua ratus juta rupiah). Dan mendapat 635.000.000 (enam ratus tiga puluh lima juta rupiah). Dana tersebut digunakan untuk Sarpras dan peningkatan kualitas guru.

 

MTs. Abdulloh ini mengalami pergantian Kepala Sekolah sebanyak 3 kali

  1. Bapak Imam Asy’ari Tahun 1982 sampai dengan 1994
  2. Ibu Hj. Umi Kalsum Tahun 1994 sampai dengan 2011
  3. Ibu Dra. Mahmudah Tahun 2011 sampai sekarang

Sedangkan jumlah siswanya dalam grafik dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, seperti pada tahun 1982 sampai dengan 1990 jumlah siswa antara 100 sampai dengan 250. Tahun 1990 sampai dengan 2000 jumlah siswanya antara 250 sampai dengan 300 dan pada tahun 2000 sampai dengan 2010 jumlah siswa antara 350 sampai dengan 420 dan tahun 2010 sampai dengan 2021 ini siswanya antara 480 sampai dengan 520 siswa.

 

 

Kelembagaan & Akses Madrasah

 

  1. Peran dan Kegiatan Komite Madrasah

Peran Komite pada Madrasah sangat besar kontribusinya, terbukti dengan adanya laporan setiap Tri wulan dan Madrasah selalu melibatkan setiap ada kegiatan yang berhubungan dengan Madrasah. kegiatan komite sendiri selalu mengawal jalanya program-program yang ada pada Madrasah dan sekaligus menjadi kepanjangan tangan Madrasah ke Masyarakat umumnya dan wali siswa pada kususnya.

 

  1. Peran Kegiatan MGMP, KKG

Pada tingkatan Madrasah Tsanawiyah  yang terbentuk adalah KKG (Kelompok Kerja Guru) yang mana KKG ini sementara masih terbentuk dalam tingkatan Kabupaten. peranya sangat dibutuhkan dalam rangka untuk menyamakan dan meyeimbangkan tatanan pembelajaran yang ada pada Madrasah Ibtidaiyah. kegiatan yang dilakukan setiap bulan mengadakan pertemuan pada tingkatan masing-masing kelas dan juga pembuatan soal-soal Semester maupun Midle Semester.

  1. Hubungan Madrasah dengan dunia usana/industri

karena letak geografis Madrasah kami berada pada pedesaan maka untuk hubungan dengan dunia usaha/industry masih sangat terbatas bahkan dibilang tidak ada. karena masyarakat pada umumnya petani.

 

 

 

  1. Hubungan Madrasah dengan Perguruan Tinggi

Secara Formal kami tidak pernah/belum mengadakan hubungan langsung dengan perguruan tinggi manapaun, namun dari lulusan Madrasah kami sejak tahun 1998 sampai sekarang sudah banyak yang masuk pada perguruan tinggi baik swasta maupun Negeri.

 

  1. 5. Hubungan Madrasah dengan Yayasan Pendidikan/Badan Hukum Pendidikan Penyelenggara

 

lembaga Madrasah kami berada pada naungan Yayasan pendidikan Islam Abdulloh, sehingga mempunyai hubungan yang sangat erat sekali, semua managemen dan program-program diketahui dan dibina oleh Yayasan.

  1. 6. Hubungan Madrasah dengan Media Massa

Tidak ada

  1. 7. Hubungan Madrasah dengan Pemerintah Daerah.

Pemerintah daerah yang ada seperti Desa, kecamatan, Kabupaten memberikan perhatian yang cukup pada madrasah kami. terbukti dengan pernah diterimanya beberapa bantuan kepada madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *